img_1215

Dalam Rangka Hari Jadi Kabupaten Purbalingga  yang ke 186  Desa Karangcegak selaku yang mewakili Kecamatan Kutasari menampilkan seni budaya tradisional yaitu ” CENGKLUNG ”

Grup Cengklung tersebut bernama “WIROMO REMPEG” dimana alat musiknya berasal dari sepotong bambu, yang konon digunakan untuk melakukan kegiatan ronda keliling kampung waktu siskamling. Karena suara dari potongan bambu bunyinya nyaring dan melung-melung sehingga diberi nama dengan cengklung.

Cengklung itu dibentuk dan dilaras sesuai dengan gamelan dengan not nada laras slendro/pelog yaitu laras 1.6.5.3.2.1 dilengkapi dengan kendang serta irama dan nyanyian.

Hingga sekarang cengklung “WIROMO REMPEG” menjadi kesenian tradisional yang unik dan mengagumkan, peserta satu orang pegang dua bilah artinya satu kantit cukup empat atau lima penabuh beserta kendang dan lainnya.

Cengklung “WIROMO REMPEG” Desa Karangcegak didirikan  pada hari Jumat tanggal 15 Maret 1985 sebagai ketua adalah Suparmo.