Karangcegak_ Februari 2017 Ketua RT 015 ( Suparyo adi suwito ) dan ketua RT 017 ( Kusyanto )  melakukan studi banding ke Ketua RW 02 Desa Karangcegak

20170205_102942

Inilah wujud kebersamaan antar pemuda desa karangcegak, masing-masing yaitu ketua RT 015 dan RT 017  saling bertukar pengalaman terutama dalam hal beternak ayam super ( jawa super ), kali ini yang diajak untuk shering pengalaman adalah ketua RW 01 Desa Karangcegak ( Eko Waluyo ), dimana Bapak Eko Waluyo tengah merintis sebuah peternakan ayam super,  menurutnya beternak ayam super memang mudah, seperti beternak ayam-ayam pedaging biasanya, tetapi yang perlu diterapkan adalah ketelatenan dan ketekunan dalam pemeliharaannya.

Masalah tempat juga tidak begitu memerlukan tempat yang luas maupun lebar, terbukti yang Ketua RW 01 lakukan adalah dengan memanfaatkan ruangan kosong di rumahnya sendiri. Dengan lebar kurang lebih 5 x 6 m, bisa digunakan untuk usaha peternakan ayan super kampung.20170205_102317

Cara memeliharanyapun hampir sama dengan pemeliharaan ayam ras/broiler, yaitu melalui vaksin dan asupan makanannya sama. DOC atau ayam yang baru menetas harga berkisar Rp. 6000, dan makanan atau fur per kantongnya dengan harga per kantongnya  berkisar Rp. 250.000

Ayam kampung super dalam pemeliharaanya sama yaitu pada waktu masih DOC  dilakukan pemanasan untuk menjaga daya tahan tubuh agar tetap hangat, dan air minum juga jangan sampai ketinggalan, waktu pemeliharaan berkisar kurang lebih 60 hr dengan bobot per ekornya kurang dari satu kilogram, dan menurut penuturan Bp. Eko Waluyo kalau sudah melebihi bobot satu kilo kurang diminati oleh tengkulak atau pengepul. Sehingga rata-rata per ekornya hanya berkisar 7 ons sampai dengan 8 ons.

20170205_102300

Usaha ayam kampung super di desa karangcegak belum begitu banyak yang berminat, padahal kalau ditekuni dengan serius hasilnya pun sangat menjanjikan, inilah yang dilakukan oleh Bp. Eko Waluyo  Ketua RW 01 desa karangcegak yang sudah menjalankan bisnis ini selama 4 tahun, by admindesa 022017.