Karangcegak.desa.id _  Namanya Supardi yang beralamat di RT 002 RW 001 Desa Karangcegak kurang lebih satu kilo meter ke arah timur Balai Desa Karangcegak, disitulah keberadaan rumahnya. Sehari-hari dia mengabdikan dirinya di Balai Desa Karangcegak sebagai penjaga Balai Desa.

Segala sesuatu yang berhubungan dengan Balai/Kantor balai Desa menjadi tanggungjawabnya, mulai dari kebersihan kantor, keamanan kantor sampai ketersediaan air minum sehari-hari pun harus disiapkan oleh beliau. Pukul 07.00 pagi Beliau telah sibuk untuk membuka Kantor Balai desa, diteruskan dengan menyapu halaman kantor yang penuh dengan dedaunan yang rontok, setelah itu menyapu ruangan kantor dan menyiapkan Teh panas untuk persiapan teman-teman perangkat desa yang hadir pada hari itu, demikian rutinitas yang dijalani oleh beliau bapak Supardi.

Memang tanpa kehadirannya Kantor Balai Desa Karangcegak merasa tidak lengkap, walaupun statusnya hanya penjaga balai desa, namun beliau menjalaninya dengan ikhlas dan tanggungjawab, dan belau pun mendapat imbalan yang kalau di imbangkan dengan rupiah tidak mungkin seimbang, karena hanya mendapat tanah garapan yang termasuk tanah kas desa sebesar 200 ubin. Sebetulnya dengan tanah tersebut kalau diolah sendiri cukup untuk kebutuhan sehari-hari, tapi mau bagaimana lagi terkadang terbentur dengan kondisi ekonomi keluarga yang memaksa beliau menyewakan per tahun kepada orang lain.

Beliau tidak mempunyai anak, tetapi beliau mengasuh dua orang anak dari saudaranya, yang sekarang sudah berumah tangga semua,  jadi beban ekonomi beliau hanya menanggung istrinya saja.

Dengan kehadiranya memang sangat membantu sekali perangkat desa Karangcegak terutama dalam hal kebersihan lingkungan balai desa,  sudah hampir dua puluh lima tahun beliau menjadi penjaga balai desa yaitu hanya untuk mengurus kebersihan kantor, mempersiapkan air minum/teh hangat dan lain-lain.

Sebetulnya beliau sudah pernah diajukan ke Dinpermasdes pada waktu itu masih bernama Bapermas untuk mendapatkan penghasilan tetap perangkat desa, tetapi karena beliau tidak mempunyai ijasah dan waktu itu katanya diminta sebagai persyaratan menjadi perangkat desa dan tidak bisa menunjukan ijasah, maka beliau gagal diangkat menjadi perangkat desa. Dan sampai sekarang tetap menjadi penjaga balai desa walaupun dengan imbalan yang tidak seberapa, tetapi beliau merasa bersyukur sekali bisa mengabdi pada desanya, terutama ikut melayani para perangkat desanya.

Setiap pagi beliau membuka Kantor Balai Desa dan sore  harinya beliau menutupnya dan malam harinya terkadang beliau juga ke balai desa untuk melihat kondisi  keamanan  lingkungan balai desa dari orang yang tidak bertanggungjawab.

Beliau sudah merasakan empat kali pergantian kepala desa karangcegak yaitu pada waktu Kepala Desa (alm) Ngudi Handoko beliau menjadi penjaga balai desa sekitar 3 tahun, pada waktu Kepala Desa Bp. Sukamto beliau menjadi penjaga balai desa sekitar 10 tahun, pada waktu Kepala Desa Ibu Sumisih beliau menjadi penjaga Balai Desa selama 8 tahun dan sekarang sudah 4 tahun menjadi penjaga balai desa di bawah pimpinan Bapak Harsono, S.Sos

Mudah-mudahan beliau diusianya yang hampir 60 tahun ini tetap diberi kesehatan, sehingga bisa tetap mengabdi ke desa Karangcegak tercinta ini. (by_admindesa_15/04/2017)